Lapas Ampana Gelar Apel Deklarasi Janji Kinerja 2021 dan Pencanangan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM

  • Bagikan
Kalapas Ampana, Gunawan Saat Memimpin Apel Deklarasi Janji Kinerja 2021 dan Pencanangan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM, Jumat (19/2/2021) di Halaman Lapas Ampana.
Kalapas Ampana, Gunawan Saat Memimpin Apel Deklarasi Janji Kinerja 2021 dan Pencanangan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM, Jumat (19/2/2021) di Halaman Lapas Ampana.

TOUNA | (IT) – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ampana menggelar Apel Deklarasi Janji Kinerja Tahun 2021 serta Pencanangan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), di halaman Lapas Ampana, Jumat (19/2/2021).

Apel yang dimulai pukul 08.30 Wita ini, dipimpin langsung oleh Kalapas Kelas IIB Ampana, Gunawan diikuti seluruh Pejabat Struktural dan pegawai Lapas Kelas IIB Ampana.

Pada kegiatan ini, juga dihadiri Kapolres Touna, AKBP Riski Fara Sandhy, SIK, MIK dan Perwakilan Kepala Kejaksaan Negeri Touna.

Gunawan dalam amanatnya mengajak kepada seluruh pegawai Lapas Kelas IIB Ampana untuk tetap solid dan kompak dalam bekerja, berkinerja secara cepat untuk segera menyelesaikan sisa target 2020 dan melaksanakan target 2021 dengan tuntas dan berkualitas.

“Hari ini, kita bersama-sama mengukuhkan kembali komitmen kita melalui “Deklarasi Janji Kinerja Tahun 2021″ dan Pencanangan Zona Integritas Menuju WBK /WBBM. Sesuai dengan pesan pimpinan bahwa janji kinerja ini bukan hanya sekedar diucapkan, melainkan harus segera diimplementasikan dalam perjalanan kita berkinerja sepanjang tahun 2021,” pesannya.

Lanjut, kata Gunawan, demikian pula dengan Pencanangan Zona Integritas Menuju WBK /WBBM yang pada hari ini telah kita laksanakan.

Ada 6 area perubahan sebagai faktor pengungkit WBK yaitu pertama manajemen perubahan, kedua penataan tata laksana, ketiga penataan manejemen sdm, keempat akuntabilitas kinerja, kelima penguatan pengawasan dan keenam peningkatan kualitas layanan publik. Untuk segera kita susun secara bersama-sama langkah strategis agar WBK dan WBBM dapat diraih seperti apa yang telah diraih oleh Kanwil Kemenkumham Sulteng sebagai rela model untuk WBK ini,” katanya.

Dikatakannya, hal ini penting bagi kita, karena dengan adanya WBK/ WBBM adalah salah satu bukti bahwa Lapas Kelas IIB Ampana berkomitmen untuk berkinerja lebih baik, lebih efektif dan lebih efisien.

“Saya  juga mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan semua karena pada tahun 2020 Lapas Kelas IIB Ampana telahmendapatkan penghargaan dari Mentri Kumham berupa UPT Pemasyarakatan yang telah melaksanakan pelayanan publik berbasis HAM tahun 2021. Artinya kualitas layanan sudah cukup bagus , tetapi kita tidak boleh berhenti sampai disitu, kualitas tersebut harus kita jaga dan kita tingkatkan menjadi lebih baik lagi,” pintanya.

Menurutnya, tantangan dan hambatan akan selalu ada, bisa saja besar dan bisa saja kecil, tetapi adanya tantangan dan hambatan janganlah menjadi kendala dalam mewujudkan kepemerintahan yang efektif dan efisien (Good Governance).

“Jadikan tantangan dan hambatan menjadi peluang untuk berbuat yang terbaik dengan mengerahkan kemampuan dan daya upaya yang kita miliki. Sikap, mental dan perilaku kita akan menentukan keberhasilan kita dalam mengatasi hambatan dan tantangan yang ada,” tuturnya.

Dia menambahkan, janji kinerja tahun ini dan pencanangan ZI menuju WBM/WBBM adalah salah satu cara untuk memotivasi kita agar segera bergerak secara serentak berkinerja dan memberikan kontribusi yang positi untuk Kementrian Hukum dan Ham yang lebih berprestasi lagi.

“Focus pada pelaksanaan tugas fungsi dengan memperhatikan Outout, Outcome dan Impact yang dihasilkan,” tukasnya.(RED).

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You cannot copy content of this page