Sekda Hadiri Pencanangan Zona Integritas WBK/WBBM ATR/BPN Touna

  • Bagikan
Sekda Touna Bersama Ketua DPRD dan Forkopimda Saat Menghadiri Pencanaangan Zona Integritas WBK/WBBM ATR/BPN Touna.
Sekda Touna Bersama Ketua DPRD dan Forkopimda Saat Menghadiri Pencanaangan Zona Integritas WBK/WBBM ATR/BPN Touna

TOUNA | (IT) – Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tojo Una-Una (Touna), Taslim DM. Lasupu, SP, MT mewakili Bupati menghadiri kegiatan pencanangan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Touna, Selasa (16/2/2021).

Kegiatan ini dibuka oleh, Kepala Kantor Pertanahan Touna,  Rusli M Mau, S.SiT dan Ketua DPRD Touna, Mahmud Lahay, Kejari Touna, Perwakilan Kapolres Touna, Danramil, Kepala Kantor Notaris, Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Pertanahan Touna Sunarty Tahir,SH, dan para Kepala seksi jajaran Kantor Pertanahan Touna.

Sekda Taslim dalam sambutannya menyampaikan, keberhasilan pembangunan zona integritas sangat ditentukan oleh kapasitas dan kualitas integritas masing-masing individu yang mempunyai relevansi dalam peningkatan kapasitas dan kualitas integritas dari organisasi dimana individu tersebut berada serta melakukan kegiatannya.

“Untuk kita ketahui bersama integritas adalah predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah yang pimpinan dan jajarannya mempunyai komitmen untuk mewujudkan WBK dan WBBM melalui reformasi birokrasi khususnya dalam pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik,” ucap Sekda.

Dikatakannya, yang harus menjadi perhatian kita bersama bahwa pencanangan pembangunan zona integritas adalah langkah awal dan bagian dari mensukseskan reformasi birokrasi dengan melakukan penataan terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahan yang baik efektif efisien pelayanan prima dan memuaskan.

“Olehnya, pencanangan ini juga merupakan salah satu syarat dari penilaian mandiri reformasi birokrasi yang diamanatkan oleh Kementerian pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi,” ujarnya.

Dia menambahkan, reformasi birokrasi yang menjadi komitmen seluruh instansi besertaa paratur pemerintah dan pelayanan publik dapat dinilai dari seberapa besar perubahan mendasar yang dilakukan secara bertahap yang diharapkan mampu membentuk karakter aparatur birokrasi secara pribadi maupun kelembagaan yang pada akhirnya dampak positif dari perubahan tersebut dapat dirasakan oleh masyarakat.

“Hal ini dapat dimulai dengan upaya strategis membangun karakter aparatur dan organisasi yang beretika dan profesional dengan demikian melalui hal tersebut diharapkan setiap institusi dan aparaturnya memiliki akuntabilitas dan kualitas kinerja yang semakin berkualitas hasilnya tuntas dan terukur serta mudah diakses dengan sendirinya akan terwujud,” tukasnya.(**).

 

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You cannot copy content of this page