Gelar Operasi Yustisi, Polsek Luwuk, Koramil dan Satpol PP Bubarkan Pesta Pernikahan

  • Bagikan
Aparat gabungan Polsek Luwuk, Koramil dan Satpol PP menggelar operasi yustisi dalam rangka mencegah penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Luwuk, Kabupaten Banggai, Minggu (7/2/2021) sekitar pukul 11.30 Wita.
Aparat gabungan Polsek Luwuk, Koramil dan Satpol PP menggelar operasi yustisi dalam rangka mencegah penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Luwuk, Kabupaten Banggai, Minggu (7/2/2021) sekitar pukul 11.30 Wita.
banner 468x60

BANGGAI | (IT) – Aparat gabungan Polsek Luwuk, Koramil dan Satpol PP menggelar operasi yustisi dalam rangka mencegah penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Luwuk, Kabupaten Banggai, Minggu (7/2/2021) sekitar pukul 11.30 Wita.

Kegiatan ini, dipimpin langsung Kapolsek Luwuk AKP Petrus A. Matasik, SH bersama anggotanya sebanyak 15 personil, Danramil 1308-01 Luwuk dengan 8 personil dan Satpol PP Kabupaten Banggai sebanyak  6 personil.

Kapolsek Luwuk AKP Petrus A. Matasik mengatakan, adapun sasaran operasi yustisi kali ini yaitu masyarakat atau undangan yang hadir dalam pelaksanaan resepsi pernikahan tidak mematuhi protokol kesehatan.

“Serta warga yang tetap melaksanakan giat resepsi pernikahan yang tidak mengindahkan surat edaran Bupati Banggai Nomor : 443.1/0095/Dinkes, Tanggal 25 Januari 2021 tentang larangan dan pembatasan segala bentuk kerumunan pencegahan Covid-19,” kata AKP Petrus kepada media ini, Minggu (7/2/2021).

Petrus mengungkapkan, dalam operasi yustisi ini, kami mendatangi acara resepsi pernikahan di Jl. Setya Budi kelurahan Luwuk dirumah warga bernama Ibrahim Salim (55) dan Desa Lumpoknyo Kecamatan dirumah warga bernama Ohandaru (45).

“Untuk kedua warga yang melaksanakan resepsi pernikahan kami berikan teguran dan akan diundang oleh Pihak Pol PP beserta aparat desa setempat dan tamu undangan dibubarkan untuk menghindari kerumunan,” ungkapnya.

Petrus menambahkan, dalam kegiatan ini kami memberikan teguran dan imbauan kepada warga untuk tidak melaksanakan pesta pernikahan yang akan menyebabkan kerumunan orang dan nantinya akan melanggar protokol kesehatan.

“Jadi kami berikan pemahaman kepada warga terkait pentingnya protokol kesehatan dengan menerapkan 3 M, menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” tambahnya.(RED).

 

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You cannot copy content of this page