MAD LAHAY: Terpaan Isu-isu Hoaks Menambah Semangat Maju Bertarung Pilkada 2020

  • Bagikan

TOUNA, INFOTOUNA.ID – Menjelang kontestasi Pemilihan Kepala Daerah serentak pada tanggal 9 Desember 2020 yang tahapan pelaksanaan sudah dimulai pada tanggal 15 Juni 2020. Pemilihan Kepala Daerah secara langsung merupakan perjalanan sejarah dinamika kehidupan berbangsa di Indonesia.

“Pemilihan Kepala Daerah selain sebagai pembelajaran dan pendidikan politik langsung kepada masyarakat Pilkada juga merupakan tonggak demokrasi di Indonesia,” kata Bupati Tojo Una-Una (Touna) Mohammad Lahay, SE, MM pada saat membuka kegiatan di Hotel Grand Pink Ampana, Senin (27/07/2020) kemarin.

Menurut Bupati, esensi demokrasi kedaulatan berada ditangan rakyat yang dimanifestasikan melalui pemilihan yang langsung dilakukan oleh masyarakat dan diselenggarakan dengan asas jujur, adil dan aman, sehingga berbagai distorasi demokrasi ditekan seminimal mungkin.

“Pemilihan Kepala Daerah serentak tahun 2020 secara nasional ada 270 daerah termasuk Kabupaten Touna, dengan demikian tahapan Pilkada telah dimulai, dinamika demokrasi sudah mulai terasa oleh masing-masing pendukung bakal calon Bupati dan Wakil Bupati yang akan berkontestasi di panggung politik,” kata Mad Lahay nama sapaan Bupati Touna itu.

Lanjut kata dia, desas-desus hembusan isu, wacana dan manufer mulai diendus dan dipertontokan di media sosia sehingga membuat keresahan, kegaduhan dan spekulasi di tengah-tengah masyarakat, sedangkan para pasangan calon yang akan berkompetensi itu tetap menjalin hubungan silaturahmi dan berkomunikasi dengan baik tidak sehebat apa yang diberitakan media sosial.

“Apalagi bagi saya sebagai calon kandidat petahana selalu diterjang dengan berita-berita dengan isu-isu yang sangat menyakitkan hati hingga sampai menyentuh pada persoalan keluarga dan privasi saya,” ujar Mad Lahay yang juga sebagai Ketua DPD Nasdem Touna itu.

Dia mengatakan, sebagai seorang manusia biasa yang tidak luput akan kekurangan dan kelemahan, tetapi saya menyadari bahwa ini merupakan konsekwensi menjadi sebagai seorang pemimpin pastilah saya akan dikoreksi oleh masyarakat.

Berbagai terpaan isu dan hoaks dari oknum atau kelompok orang-orang yang tidak menghendaki saya maju mencalonkan kembali sebagai Bupati diperiode selanjutnya.

“Namun, semua merupakan sumber kekuatan energi yang membuat saya semakin bersemangat dan percaya diri untuk tampil lanjutkan kembali pada Pilkada Touna tahun 2020,” tegasnya.

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You cannot copy content of this page