Gelar Rapat Kerja, Komda Alkhairaat Bahas Proses Belajar Mengajar Ditengah Wabah Covid-19

  • Bagikan
Raker Komda Alkhairaat Touna.( Foto: AN)
Raker Komda Alkhairaat Touna.( Foto: AN)
banner 468x60

TOUNA. INFOTOUNA.ID – Komisariat Daerah (Komda) Alkhairaat Kabupaten Tojo Una-Una (Touna) menggelar Rapat Kerja (Raker) ke tiga tahun 2020 di Hotel Ananda Ampana jalan Lapasere Bawah, Kamis (23/07/2020).

Raker yang mengambil tema “Penguatan Organisasi lembaga Alkhairaat Pada Masa Pandemi Covid-19” dibuka oleh Ketua Komda Alkhairaat Kabupaten Touna, Mahmud Lahay dan diikuti oleh Kepala Madrasah Diniyah Awwaliyah (MDA) dan bendahara dari beberapa kecamatan yang berada di Kabupaten Touna.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Wanita Islam Alkhairaat (WIA) Umi Kalsum, Kepala Dinas Kesehatan Touna, Dra. Jafanet Alfary, MAP, Kepala Seksi Mapenda Kamenag Touna, Saharudin, S.Ag, MM dan Pengurus Komda Alkhairaat Kabupaten Touna.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada peserta yang telah hadir memenuhi undangan rapat kerja Komda Alkhairaat Kabupaten Touna ke lll tahun 2020,” kata Mahmud Lahay yang juga Ketua DPRD Kabupaten Touna saat membuka kegiatan ini.

Mahmud Lahay mengatakan walaupun saat ini masih dalam situasi covid-19, akan tetapi dengan semangat dan keihlasan yang tinggi demi Alkhairaat dan atas perjuangan Guru tua, sehingga para Guru Madrasah MDA dapat hadir pada kegiatan ini.

“Allah SWT telah memberikan kita semangat dan keihlasan yang tinggi sehingga kita bisa hadir di tempat ini dan bisa melanjutkan perjuangan Guru tua,” ujar Mud nama sapaan Ketua Komda Alkhairaat itu.

Dikatakannya, bahwa tanpa semangat dan keihlasan tentunya Alkhairaat tidak akan berjalan dengan maksimal.

“Untuk itu, perlu kita ketahui bahwa rapat kerja Alkhairaat ke lll ini kami bagi dua, yaitu hari ini Kamis (23/07/2020) dan hari Sabtu (25/7/2020), ” kata Mud.

Jadi, kata Mud, rapat kerja ini selain membahas soal pelaporan pertanggung jawaban dan kurikulum juga untuk merubah proses belajar mengajar yang biasa di laksanakan di sekolah dengan cara yang baru.

“Hal ini, berdasarkan aturan dari pemerintah pusat maupun daerah bahwa proses belajar mengajar di sekolah belum bisa dilaksanakan mengingat masih tingginya wabah virus Covid-19 di indonesia,” jelasnya.

Olehnya, tambah Mud, bagaimanapun caranya kita harus melakukan proses belajar di situasi covid-19 ini, karena kasian siswa-siswi yang sudah tidak belajar dan sudah fakum memasuki 4 bulan lamanya.

“Untuk itu, ada konsep dari Komda nanti akan di diskusikan bersama, seperti apa metode yang akan diterapkan nantinya,” tambahnya.

Dia berharap dengan metode baru ini, siswa-siswi MDA bisa belajar kembali seperti semula tanpa ada halangan sesuatu apapun.(An/Red).

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.