Buka Rakor TIMPOTORA, BUPATI: Pengawasan Orang Asing Tanggung Jawab Kita Bersama

  • Bagikan

TOUNA, INFOTOUNA.ID – Bupati Tojo Una-Una (Touna), Mohammad Lahay, SE, MM menghadiri sekaligus membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) Kabupaten Touna Tahun 2020, di Marina Cottage, Rabu (15/07/2020).

Rakor ini di hadiri oleh Kasubsi Informasi Intelijen dan Penindakan Arie Vebrian Genhank, S.H, Kepala Urusan Tata Usaha ibu Deitje Hakim, SH, MH, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Touna, Sutrisno Lasawedi, S.Sos, M.Si serta Kepala Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Kabupaten Touna.

Bupati Mohammad Lahay dalam sambutannya menyampaikan, sebagaimana kita pahami bersama bahwa pengawasan orang asing merupakan tanggung jawab kita semua, tidak hanya di tumpukan pada kantor imigrasi.

“Untuk itu, penting untuk kita semua untuk memantapkan sinergitas, jadi tidak hanya keimigrasian tetapi juga unsur-unsur terkait yang ada hubungannya dengan orang asing seperti Polisi, TNI, Kejaksaan perangkat daerah seperti Dukcapil, Pariwisata dan lain-lain,” kata Bupati.

Bupati mengatakan, keberadaan orang asing perlu mendapatkan perhatian serius karena terkait dengan bidang keamanan selama ini, keberadaan orang asing rawan terhadap kasus-kasus seperti imigran gelap, perdagangan orang dan peredaran narkoba lintas Negara, ditambah lagi dengan persoalan Negara saat ini adalah penyebaran kasus Covid-19.

“Kabupaten Touna merupakan wilayah pengawasan Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Banggai yang wilayah pengawasannya cukup luas, bukan hanya di wilayah ini saja, untuk itu, dengan keberadaan TIMPORA Kabupaten, dapat membantu tugas kantor imigrasi, mengingat anggota TIMPORA terdiri dari instansi terkait dan memiliki satuan kerja yang terstruktur sampai ke kecamatan seperti Polsek, Koramil bahkan sampai ke Desa melalui Babinsa atau Bhabinkamtibmas,” ujar Bupati.

Menurutnya, bahwa keberadaan tim Pengawasan Orang Asing/TIMPORA sebagai wadah tukar menukar informasi sangatlah penting.Karena di satu sisi, kehadiran orang asing baik sebagai tenaga kerja maupun sebagai investor ataupun wisatawan yang datang dari mancanegara memang diperlukan sepanjang membawa manfaat bagi pembangunan dan pengembangan daerah sesuai dengan azas keimigrasian, namun dampak negatif harus di cermati bersama.

“Olehnya, saya mengucapkan terima kasih dan selamat menjalankan rapat koordinasi, semoga kegiatan ini bermanfaat bagi bangsa dan daerah yang kita cintai ini,” tutupnya.(Red).

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You cannot copy content of this page