Ketua Komisi II DPRD Touna Jafar M. Amin Tinjau Lokasi Pembuatan Instalasi Air di Desa Kalia

  • Bagikan

InfoTouna.id – Ketua Komisi II yang juga Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Tojo Una-Una (Touna) Jafar M. Amin, SE meninjau langsung lokasi pembuatan instalasi air di Desa Kalia, Kecamatan Talatako, Kabupaten Touna, Jumat (5/6/2020).

Jafar M. Amin mengatakan, bahwa dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Pemerintahan Daerah yang terkandung makna sebagai refleksi dari nilai-nilai akuntabilitas dan wahana untuk menganalisis kondisi, seputar permasalahan dan kinerja pemerintahan daerah di tahun sebelumnya.

“Hal ini akan terlihat dengan keadaan dan situasi kondisi yang terjadi dilapangan,” kata Jafar M. Amin.

Menurutnya, hal ini akan semakin mendorong, tumbuhnya objektifitas dalam memotret kinerja pemerintah daerah yang dilandasi semangat kemitraan yang saling melengkapi, saling mengisi dan saling berbagi peran dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan publik.

“Jadi berkas-bekas LKPJ Pemda Touna yang di evaluasi nantinya akan diserahkan oleh Ketua dan Wakil Ketua DPRD setelah ada kesepakatan bersama dari seluruh fraksi-fraksi yang ada di DPRD,” tuturnya.

Jafar menambahkan, bahwa proses evaluasi ini berlangsung lebih cepat dari waktu yang diberikan selama kurang lebih 30 hari.

“Hal ini dikerjakan secara cepat dan tepat, mengingat kondisi daerah yang kini dihadapkan dengan wabah Covid-19, namun demikian, evaluasi tetap berlangsung ketat terhadap seluruh LKPJ yang akan diserahkan oleh pemerintah daerah nantinya,” tambahnya.

Jafar menjelaskan, hal ini juga sebagaimana merujuk kepada Pasal 71 UU 23 Tahun 2014 dan Undangan-Undang no 9 tahun 2015 tentang Pemerintahan Daerah, junto Pasal 20 ayat (1) dan (2) Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 tentang laporan dan evaluasi penyelenggaraan pemerintah daerah.

“Olehnya, DPRD wajib membahas LKPJ tersebut dalam waktu 40 hari, untuk selanjutnya memberikan catatan dan perbaikan dalam rangka penyelenggaraan pemerintahaan daerah yang lebih baik kedepannya,” jelasnya.

Jafar mengungkapkan, bahwa untuk mengevaluasi LKPJ Pemerintah Daerah Touna, pihaknya menggunakan tiga pendekatan untuk mempersingkat waktu menjadi 15 hari kedepan yaitu pertama pendekatan secara kelembagaan yang membandingkan antara kinerja dan target program, yang dikerjakan dengan realisasi yang diperoleh OPD, kedua, menggunakan pendekatan anggaran yaitu dengan menilai tolak ukur atau indikator kinerja formal yang dibarengi dengan bukti transparansi dan akuntabilitas dan ketiga, pendekatan ondespot atau pengecekan lapangan.

“Di mana, pihaknya membandingkan rencana kerja OPD dan realisasi kerja sesuai kondisi di lapangan,” ungkap Jafar.(Red).

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You cannot copy content of this page