Menuju Desa Mandiri, Pemdes Betaua Dorong Sektor Pertanian, Perikanan dan Pertambangan

  • Bagikan

InfoTouna.id – Pemerintah Desa (Pemdes) Betaua, Kecamatan Tojo, Kabupaten Tojo Una-Una (Touna) terus berupaya menuju Desa mandiri dengan mendorong tiga sektor diwilayahnya yakni sektor pertanian, perikanan dan pertambangan.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Desa Betaua Ridwan Tawalili saat melakukan panen perdana jagung Hibrida bersama Bupati Touna, Mohammad Lahay dan sejumlah Kepala OPD terkait Lingkup Pemda Touna, Kamis (4/6/2020) di Desa Betau, Kecamatan Tojo, Kabupaten Touna.

Ridwan mengatakan, bahwa kami dari unsur pemerintah desa ada beberapa program yang kami sudah canangkan sebelumnya seperti disektor pertambangan untuk 2020 ini, namun karena kendala dengan Covid-19, sehingga terhenti untuk dibidang pertambangan galian C.

“Jadi kemarin sudah melakukan operasi untuk pembuatan lahan dan juga jalan diwilayah pantai tambura yang ada didesa Betaua. Ini adalah salah satu sektor penunjang untuk menuju desa Betaua yang mandiri, bahkan kemarin mereka ada berkerjasama dengan badan usaha milik desa yang ada didesa Betaua,” kata Ridwan.

Lanjut kata Ridwan, untuk sektor pertanian luas lokasi, areal Desa Betaua  yang ditanami  jagung hibrida kurang lebih 400 Hektar baik yang ada di dataran rendah maupun di pegunungan.

“Kemudian, untuk sektor pertanian bahwa didesa Betaua ini selain jagung masyarakat juga melakukan kegiatan penanaman bawang merah,” ujarnya Ridwan.

Alhamdulillah, kata Ridwan,  setiap tahunnya ada petani yang melakukan kegiatan penanaman bawang merah.

“Untuk kendala penanaman bawang merah ini adalah dibidang sangat sulit sehingga pada proses kegiatan dalam penanaman ini juga memerlukan biaya sangat besar,” ujarnya.

Namun, ungkap Ridwan, bahwa dari hasil panen bawang merah ini juga bisa mendapatkan ruang yang besar bagi petani untuk mendapatkan kehidupan yang lebih layak dari hasil bawang merah tersebut.

“Terkait peningkatan sektor perikanan, kami juga dari Pemerintah Desa melihat dengan adanya irigasi yang dibangun oleh Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat sering anggaran tahun 2009 maka kami melihat ini tidak bekerja secara maksimal.

“Olehnya, kami juga mendorong bahwa irigasi ini bisa kita arahkan untuk peningkatan ikan tawar darat berupa ikan nila,” ungkapnya.

Dia juga mengucapkan terima Kasih Kepada Pemda Touna  karena melalui Dinas Perikanan telah membuat master plan untuk wilayah tambak yang sudah didesain begitu bagus.

“Oleh karena itu, selaku kepala desa  akan  mencari lagi investor yang bisa berkerja sama dengan badan usaha milik desa untuk membangun wilayah tambak yang kurang lebih 50 hektar yang telah didesain tersebut,” tutupnya.(Anto).

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You cannot copy content of this page