Peduli Ekonomi Masyarakat Ditengah Wabah Virus Corona , Ketua DPRD Touna Tagarkan Ayo Berkebun

  • Bagikan
banner 468x60

InfoTouna. Id – Ketua DPRD Kabupaten Tojo Una-Una (Touna) Mahmud Lahay, SE, M.SI mengajak kepada masyarakat Kabupaten Touna untuk memakai  tagar ayo berkebun. Manfaatkan halaman rumah,  pekarangan dan ahan-lahan tidur.

Hal itu disampaikan oleh Mahmud Lahay melihat bahwa BLT dan sembako dibagikan kepada masyarakat sampai bulan September. Bahkan di periode kedua hanya 50persen, dari  600ribu menjadi 300ribu.

“Olehnya, saya selaku perwakilan rakyat sedikit pesimis dan tidak sependapat, kalau model kita dikasih BLT, dikasih sembako kemudian makan tidur dirumah saja,” kata Mahmud pada saat konfrensi pers bersama Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Touna, Selasa (26/5/2020) bertempat di Posko Gugus Tugas Covid-19 setempat.

Mahmud Lahay mengajak masyarakat Kabupaten Touna memulai tagar ayo berkebun. Kita imbau masyarakat, tidak boleh hanya makan dengan BLT, makan dengan sembako dirumah, dirumah aja.

“Saya pikir tidak lagi dirumah aja pak. Kita harus berkebun, manfaatkan halaman rumah,  pekarangan, dibawah pohon kelapa dan lahan-lahan tidur,” ajaknya.

Menurutnya, masa kita saat ini,  makan ubi, makan ubi kayu, ubi jalar dan sayur-sayuran dari napu. Ini keterlaluan sebetulnya. Kita terlena dengan corona, dirumah aja dan makan tidur dirumah aja.

“ Tapi oktober kita makan apa???. Tidak ada lagi BLT, tidak ada lagi sembako, tidak ada lagi beras, karena kita bukan penghasil beras,” tuturnya.

Dia mengungkapkan, terkait hali itu bahwa kemarin  telah mengundang Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pertanian guna menanyakan apakah ada alat trector dan sebagainya untuk membajak.

“ Menyahuti pertanyaa saya kepala dinas pertanian menjawab  ada dan Insya Allah minggu depan Kami  akan rapat dengan pemerintah daerah, kita pikirkan bagaimana caranya nanti agar lahan-lahan tidur kita dapat termanfaatkan,” ungkapnya.

Dia menambahkan, jadi dalam rapat/pertemuan dengan pemerintah daerah, kami akan membahas  terkait langkah-langkah apa  kedepan untuk dilakukan kepada masyarakat.

Insyaallah pemerintah daerah, Pak Bupati dan Istansinya siap. Jadi lahan-lahan yang tidur itu dikelola, dibajak oleh Pemerintah Daerah, dananya dari keuangan dari Pemerintah Daerah, sehingga tidak minta lagi biaya dari masyarakat dan bibit-bibitnya disiapkan oleh dinas pertanian itu harapan kami.

“Namun tetap  memperhatikan protocol Covid-19 dengan menggunakan masker, jaga jarak. Insya Allah kita selamat,” tutupnya.(Redaksi).

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You cannot copy content of this page