Update Data Penanganan Covid-19 Kabupaten Touna Rabu, 20 Mei 2020

  • Bagikan
Jubir Gugus Tugas Covid-19, Alfian Matajeng, S.PD, MAP Saat Konfrensi Pers Data Terbaru Penanganan Covid-19 di Kabupaten Touna
Jubir Gugus Tugas Covid-19, Alfian Matajeng, S.PD, MAP Saat Konfrensi Pers Data Terbaru Penanganan Covid-19 di Kabupaten Touna

InfoTouna.id – Gugus Tugas Penanggulangan Bencana Non Alam dan Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) Kabupaten Tojo Una-Una (Touna) kembali merilis data terbaru penanganan Covid-19 di Kabupaten Touna, Rabu (20/5/2020) bertempat di Posko Media Center Gugus Tugas Covid-19.

Juru Bicara Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Touna, Alfian Matajeng, S.Pd, MAP menyampaikan, bahwa Orang Dalam Resiko (ODR) atau pelaku perjalanan berjumlah 2.476 orang. Dari 2.476 ada ODR atau pelaku perjalanan baru sebanyak 47 orang.

“ODR atau pelaku perjalanan dalam pemantauan sebanyak 342 orang dan selesai pemantauan sebanyak 2.134 orang,” kata Alfian Matajeng didampingi Ketua Fraksi Nasdem Kabupaten Touna, Jafar M. Amin dan Kepala RSUD Ampana, dr. Niko kepada awak media pada saat konfrensi pers, Rabu (20/5/2020).

Lanjut kata Alfian Matajeng, untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 7 orang dan 7 orang tersebut sedang dalam pemantauan saat ini.

“Selanjutnya,  Orang dalam Pemantauan (ODP) hingga saat ini berjumlah 25 orang, ODP baru 1 orang, ODP dalam pemantauan 5 orang, ODP telah selesai pemantauan 20 orang dan ODP meninggal 1 orang,” lanjut Alfian Matajeng.

Alfian Matajeng juga mengatakan, untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang baru tidak ada, PDP dalam pemantauan 1 orang, PDP selesai pemantauan 6 orang dan PDP  meninggal  tidak ada.

“Namun pada data terbaru kita saat ini yang lagi menarik yaitu OTG yang semulanya tidak ada sekarang berjumlah 7 orang berdasarkan rapid tes yang hasilnya reaktif dan belum dapat disebut sebagai positif,  karena belum melakukan uji swab,” ujarnya.

Dia mengungkapkan, bahwa 7 orang reaktif berdasarkan rapid tes itu berada di Kecamatan Ampana Kota sebanyak 1 orang tepatnya di Kelurahan Labiabae, Kecamatan Ratolindo sebanyak 2 orang di Kelurahan Muara Toba.

“Selanjutnya di Kecamatan Ampana Tete sebanyak 4 orang yaitu di Desa Tete A sebanyak 2 orang, Desa Pusungi  sebanyak 1 orang dan Desa Urundaka sebanyak 1 orang,” ungkapnya.

Dia menegaskan, bahwa hasil rapid tes 7 orang tersebut adalah reaktif dan ini bukan sebuah aib dan tidak perlu kita sikapi  secara berlebihan.

“Jangan kita menyebutkan positif, karena nanti akan bias dan kita ketahui bersama sudah jelas perbedaan antara uji rapid tes dan uji sweb, kalau uji rapid tes hasilnya reaktif dan non reaktif. Jika dia dinyatakan reaktif belum tentu terpapar atau atau terkonfirmasi Covid-19. Sedangkan uji swab hasilnya positif atau negatif, kalau dia positif itu sudah pasti terpapar atau terkonfirmasi Covid-19,” tegasnya.

Olehnya, kata dia, dalam penanganan Covid-19 kita tidak perlu panik. Bupati Touna, Mohammad Lahay sebagai Ketua Gugus Tugas penanganan dan pencegahan Covid-19 di Kabupaten Touna selalu mengingatkan kepada kita semua untuk senantiasa patuh dan disiplin protokol kesehatan.

“Masyarakat diminta ambil bagian dan punya tanggungjawab masing-masing dalam melaksanakan protokol kesehatan yakni bila diluar rumah pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan pakai sabun di air yang mengalir. Nah tanggung jawab yang sangat sederhana ini, sangat bermanfaat untuk memutus mata rantai siklus hidup dan perkembangan Covid-19 di Kabupaten Touna,” ujarnya.

Alhamdulillah, tambah dia, bahwa Kabupaten Touna hingga saat ini belum ada yang terkonfirmasi Covid-19. Untuk itu, saya mengajak kepada kita semua untuk senantiasa berdoa agar Kabupaten Touna terhindar dari penularan Covid-19.

“Saya atas nama Pemerintah daerah Kabupaten Touna juga mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada kita semua yang telah mengambil peran dalam memutuskan mata rantai Covid-19 di Kabupaten Touna,” tutupnya.(Redaksi).

 

 

 

banner 120x600
  • Bagikan

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You cannot copy content of this page