DPRD Touna Rapat Bersama Pihak Perbankan dan Non Perbankan Bahas Relaksasi Kredit

  • Bagikan
Rapat DPRD Touna Bersama Perbankan dan Non Perbankan
Rapat DPRD Touna Bersama Perbankan dan Non Perbankan

TOUNA, INFOTOUNA.ID – DPRD Kabupaten Tojo Una-Una (Touna) menggelar rapat dengan lembaga keuangan perbankan dan non-perbankan, yang di gelar diruang aspirasi DPRD setempat, Senin (20/4/2020).

Rapat ini guna membahas pembayaran cicilan kredit masyarakat yang terdampak ekonominya akibat Virus Corona atau Covid-19. Dan memastikan program relaksasi kredit bagi masyarakat yang terkenda dampak Virus Corona atau Covid-19 ini memang dijalankan oleh perbankan dan non perbankan sesuai dengan aturan kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Rapat yang dibuka oleh Ketua DPRD Touna, Mahmud Lahay didampingi Sekertaris DPRD Touna dan sejumlah Anggota DPRD Touna dihadiri oleh Bupati yang diwakili oleh Asisten II Bidang Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Touna, Rusmin Labudu dan Kepala Disperindag Touna, Moh Kusno, Sekertaris BPKAD, Kabag Ekonomi Setdakab, Kabag Umum Setdakab Touna, Kepala Perbankan dan non perbankan.

Ketua DPRD Touna Mahmud Lahay saat membuka rapat menuturkan bahwa rapat ini dilaksanakan berdasarkan desakan dan kepentingan masyarakat walaupun dengan segala keterbatasan.

“Oleh karena itu,  saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada undangan selainnya, para pimpinan-pimpinan Bank dan leasing yang sudah hadir dalam kesempatan ini. Walaupun sedang sibuk-sibuknya terhadap tugas pokok, namun hal ini juga merupakan tugas kita sebagai dalam melayani masyarakat kita di daerah ini,” tuturnya.

Dia mengatakan, bahwa telah mendapatkan informasi lewat WA, Facebook terkait surat edaran Bupati yang ditunjukan oleh pihak perbankan maupun leasing

“Olehnya, itu kita akan mengevaluasi surat edaran Bupati tersebut dan kita tentu ingin mendapatkan penjelasan sesingkat-singkatnya dan sejelas-sejelasnya dari Pimpinan Lembaga Keuangan baik  Lembaga Keuangan Pemerintah maupun Swasta sejauh mana tindak lanjut peraturan OJK diterapkan,” kata Mahmud.

Mahmud mengatakan, sebagaimana kita ketahui bersama ada empat sektor utama yang berdampak pada Covid-19 di daerah kita baik secara nasional maupun daerah yang pertama sektor rumah tangga yang mana hari ini konsumsi dan daya beli masyarakat menurun, kedua sektor UMKM, sektor korporasi, dan sektor keuangan.

“Olehnya, kami meminta kepada Bupati Touna melalui kesempatan ini, agar memberikan penjelasan bahwa sudah sejauh mana menanggapi surat dari OJK,” pintanya.

Sementara itu, Bupati Touna yang diwakili oleh Asisten II Setdakab Touna, Rusmin Labudu menyampaikan, menyikapi perkembangan Covid-19 yang dirasakan seluruh dunia sebagian kecil Indonesia tak terkecuali Kabupaten Touna yang berdampak kepada ekonomi masyarakat telah memberikan surat kepada pihak perbankan maupun leasing menyikapi surat dari OJK.

“Pemda Touna dalam hal ini Bupati Touna telah mengeluarkan surat  yang ditujukan kepada pihak perbankan maupun leasing agar memberikan keringanan kepada masyarakat selama dampak virus corona,” jelasnya.(Red).

 

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You cannot copy content of this page